6 Alasan Dilarangnya Judi Online Menurut Hukum Judi Online Menurut Islam

6 Alasan Dilarangnya Judi Online Menurut Hukum Judi Online Menurut Islam

bigwin333berlinqq – Segala bentuk perjudian dalam Islam itu dilarang dan dianggap sebagai perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah SWT. Didalam Al-Qur’an dan hadist sering sekali disebutkan bahwa perjudian itu mendatangkan banyak kemudharatan bagi manusia. Judi dianggap sebagai suatu perbuatan yang salah dan hina serta akan mendapatkan dosa yang sangat besar bagi siapa saja yang melakukannya. Oleh karenanya, sangat penting untuk diketahui apa saja alasan yang mendasari bahwa hukum judi online menurut islam adalah haram dan sangat dilarang untuk dilakukan.

 

Perjudian Merupakan Perbuatan Kekejian

Jelas disebutkan dalam surat Al-Maidah ayat 90 dan 91 yang menjabarkan hal apa saja yang merupakan perbuatan setan. Hal yang dimaksud adalah meminum minuman keras, melakukan kurban untuk berhala, berjudi dan mengundi nasib dengan panah. Diperingatkan juga dalam surat tersebut bahwa manusia haruslah berhenti melakukan hal tersebut karena dapat menimbulkan kebencian dan permusuhan diantara manusia serta menghalangi manusia untuk mengingat Allah. Judi adalah perbuatan buruk yang dapat menghancurkan kehidupan manusia secara pribadi maupun dimata sosial.

 

Perjudian Dapat  Menimbulkan Iri Hati dan Benci

Islam memberikan banyak sekali pelajaran yang baik tentang sifat – sifat manusia yang dapat digunakan untuk bersosialisasi dengan masyarakat. Dalam Islam, tidak ada harta benda yang dapat diambil dari pemiliknya kecuali dengan jalan jual beli, barter atau diberikan dalam bentuk amalan. Judi berlinqq sama sekali tidak memegang prinsip ini. Judi malah mendatangkan sifat – sifat yang tercela seperti kebencian dan iri hati.

 

Perjudian Merupakan Perbuatan yang Tidak Adil

Judi dianggap melanggar prinsip utama tentang keadilan. Dalam pandangan Islam, keadilan adalah sesuatu yang penting dan dipegang dengan teguh. Dalam surat Al-Maidah ayat 8 bahkan dijelaskan mengenai penegakkan kebenaran dan keadilan. Allah berfirman bahwa berlaku adil dapat mendekatkan manusia kepada-Nya serta dapat membuat manusia lebih bertaqwa. Inilah juga merupakan salah satu alasan berdasarkan hukum judi online menurut islam yang membuat judi dilarang keras dalam Islam. Dalam konsep judi, penjudi tidak melakukan sesuatu atau tidak bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, namun hanya mendapatkannya secara kebetulan dengan sistem undi. Hal ini membuat pemenang judi tidak pantas menerima harta yang dimenangkannya karena tidak menganut prinsip keadilan.

 

Perjudian Membuat Manusia Menjadi Serakah dan Malas

Judi yang dilakukan terus – menerus akan secara tidak langsung memupuk jiwa keserakahan. Judi ini membuat orang ketagihan, jika sekali saja seorang berhasil memenangkan judi, maka dia akan ingin terus bermain tanpa berhenti. Judi juga dapat membuat manusia mengentengkan segala sesuatu dan tidak bekerja dengan keras untuk mencapainya. Penjudi merasa lebih mudah mendapatkan kekayaan dengan judi sehingga malas untuk melakukan pekerjaan yang serius dan membutuhkan banyak tenaga.

 

Perjudian Membuat Manusia Melupakan Sang Pencipta 

Orang yang melibatkan diri dalam perjudian pasti akan mengabaikan hubungannya dengan Allah SWT. Judi adalah perbuatan yang disukai setan dan sangat bertolak belakang dengan perintah Allah. Manusia akan sangat sering melalaikan ibadah kepada Allah jika sudah berkecimpung dalam perjudian. Keserakahan yang disebabkan oleh judi akan membuat hatinya keras dan menutup petunjuk serta hidayah yang datang dari Allah. Manusia haruslah menjaga fitrahnya untuk selalu beribadah kepada Sang Pencipta. Judi dapat mengganggu bukan hanya kehidupannya secara spiritual namun juga secara emosional dan intelektual.

 

Perjudian Dapat Menimbulkan Ketagihan

Hukum judi online menurut islam sangat dilarang karena judi memiliki sisi adiktif, membuat orang yang bermain menjadi ketagihan dan ingin terus bermain. Judi adalah hal yang tercela. Jika judi ini membuat orang ketagihan, maka judi akan dilakukan terus – menerus. Hal buruk yang dilakukan terus – menerus akan mendarah daging dan akan menggerogoti akhlak manusia. Judi sangatlah berbahaya bukan hanya bagi individu yang melakukan judi namun juga bagi masyarakat disekitarnya. Orang yang ketagihan judi tidak dapat hidup dengan baik dalam suatu tatanan masyarakat karena hanya akan menjadi parasit yang dapat memberikan efek buruk pada sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *